23.6.09

SUBANG : ANTARA INGATAN DAN KENYATAAN

Penulis: Bismantara
Domisili: Subang, Jawa Barat
Blog:
www.bisma.wordpress.com

…Dahulu…

Kau adalah sebuah ingatan tentang kehangatan. Tempat berkumpulnya saudara-saudara yang terserak di kota-kota nan jauh. Sebuah oase dimana kita bisa tertawa dan berbincang bersama. Di hari nan fitri, setiap tahun sekali. Dengan berbekal keikhlasan dan keinginan tuk maaf memaafkan, kita semua bertemu. Sebuah momen penting yang kukenang dalam aliran waktu.

Engkau adalah sebuah ranah imajiner dalam labirin ingatanku. Sebuah lokasi geografis seluas 205.176,95 hektar (6,34% dari luas propinsi Jawa Barat). Sebuah wilayah yang berbatas dengan Bandung, Purwakarta, Kerawang, Indramayu, Sumedang dan Laut Jawa.

…Kini…

Kau adalah sebuah kota yang kudiami. Di dalammu, aku bernafas, bekerja dan belajar. Tentang hidup, tentang segala hal. Termasuk yang baik dan buruk. Nama-mu mencuat saat salah seorang (bekas) artis, Primus Yustisio mencalonkan diri sebagai nahkodamu (baca: bupati). Dari dirimu, lahir seorang maestro yoyo yang membentuk komunitas yoyo se-Indonesia, Oke Rosgani. Juga terdapat Komunitas Blogger Subang yang digerakkan oleh kang Yahdi, Annas dan Oki Rosgani (saudara kembarnya Oke, hehe..). Dan banyak lagi orang-orang hebat yang sepertinya memang kurang terekspos oleh media. Merekalah “local heroes” yang menjadi panutan dari komunitasnya masing-masing.

Sisi kelam-mu pun ada. Permasalahan korupsi (yang sudah menjadi epidemic nasional, mengalahkan virus H1N1), pergaulan bebas (yang mengekor dari permasalahan urban kota-kota besar) juga merupakan wajah yang harus dicermati. Jika boleh sedikit merefleksikan semuanya, mungkin benar bahwa poverty is the root of all evil. Kemiskinan adalah biang dari segala kejahatan. Karena kemiskinan, orang tega mengambil apa yang bukan hak-nya. Dengan alasan yang sama, kehormatan dan harga diri bisa digadaikan. Di tengah-tengah sikap masyarakat yang makin permisif dan godaan konsumerisme yang semakin marak, dapatkah masyarakat Subang bertahan?

Jaman berganti, permasalahan akan terus ada. Dan kami bergumul dengannya, mencoba bertahan dengan segenap keyakinan masing-masing. Permasalahan yang kami hadapi tentu berbeda dengan daerah lain. Karenanya, mari berbagi semangat untuk mencoba bertahan. Dan merubahnya. Dalam skala kecil sekalipun. Ayo!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails