22.4.09

The NYC you don't know about (4) : Masjid dan makanan halal

PhotobucketTulisan oleh: Dydy Dyah
Domisili: Bronx, NY, USA

http://dydy.multiply.com/


tulisan yang ini spesial buat mamacat dan Yussi...

Saya betul-betul bersyukur tinggal di New York City yang muslimnya banyak dan penduduknya sangat beragam. Karena saya nggak susah cari masjid, yang jualan makanan halal, dan keragaman penduduknya membuat toleransi beragama warga New York relatif tinggi.

Seperti yang ditulis mbak Dian di reply pertanyaan Yussi "Ada masjidnya gak?", di NYC buanyak masjid. Jangan ngebayangin masjid-masjid di Indonesia yang kubah-kubah seng-nya bermunculan di antara atap genteng. Masjid-masjid ala NYC, terutama yang di Manhattan, seringnya cuma berupa satu ruangan yang menjadi bagian dari sebuah bangunan dengan fungsi umum. Misalnya mesjid Ar-Rahman, tempatnya di basement restoran Pakistan. Atau mesjid apa ya namanya yang di 55th street, letaknya di lantai 2. Bawahnya? Restoran juga.

Tapi kalau konsentrasi muslim di satu lingkungan itu cukup banyak dan kuat, mungkin masjidnya bisa lebih besar, atau lebih banyak. Di Harlem misalnya, bahkan ada satu jalan (kalo ga salah 116th street) di mana terdapat 2 masjid. Di Astoria yang banyak muslim Arab, ada beberapa masjid besar. Di Brooklyn juga ada satu daerah yang banyak banget muslimnya. Di Bronx ada juga.

PhotobucketKomunitas muslim yang mendirikan masjidnya juga beragam. Arab, Pakistan, Indonesia (mesjid Indonesia ada di Long Island City, Queens), African-American, Senegal, dll. Masing-masing jadinya unik dan bawa tradisi masing-masing juga. Saya pernah jumatan di masjid (lupa namanya) di Harlem, yang ternyata adalah masjid komunitas muslim Senegal. Khutbahnya diulang 3 kali dalam bahasa Arab, Perancis, dan Senegali. Kebayang nggak muka saya waktu itu? Blank. Udah mah lama, nggak ngerti pula bahasanya. :D

Kalo Islamic Centre of New York-nya sendiri, ada di Upper East Side. Masjidnya buesar, halamannya luas, berapa lantai ya...mungkin 4.

Kalo tentang restoran halal, mamacat, saya jarang ke restoran...hehehe...Tapi sebagian mungkin bisa diliat di daftar ini. Yang saya pernah paling ya Chandni, atau beli kebab/gyro di kakilima terus dibawa pulang atau dimakan di Bryant Park. :D. Pokonya di tempat-tempat yang banyak muslimnya, pasti gampang juga nemuin restoran halal atau penjual halal meat. Oya, ada juga counter fried chicken chain yang halal. Ada beberapa sih, tapi yang saya tau Crown Chicken, soalnya dulu waktu tinggal di Harlem sering banget beli di situ.

Kalo supermarket besar yang menjual daging halal, saya cuma tau Trade Fair di Astoria, Queens (lagi-lagi Astoria, soalnya komunitas muslim Arabnya banyak di sana).

ah segitu dulu deh...udah jam 2...huhuy...
bobo dulu ah

..update...
habis googling ternyata ketemu foto masjid Senegal di Harlem itu...namanya masjid Aqsa.
foto yang atas, itu Islamic Center of New York, ternyata rancangan biro arsitek SOM (Skidmore, Owings and Merril)

oya, jadi inget juga, kalo di belokan dari Fifth Ave menuju mesjid ArRahman & resto Chandni itu ada sebuah gereja besar (cuma kehalang 1 toko lho...akur kan New Yorkers..). Saya sering sedih lewat gereja itu, soalnya di pagarnya terikat ribuan pita kuning, biru dan hijau yang mewakili tentara-tentara Amerika yang mati di Irak. Di setiap pita disebutkan nama, pangkat, dan umur. Aduuhh...masih muda-muda....18 taun, 22 taun...hiks...

Tulisan ini di posting ulang dari sini atas seizin penulisnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails